Header image alt text

Wisata Madura

Tour Travel Madura

Terletak di Pulau Mandangin di Kabupaten Sampang, untuk sampai ditempat wisata ini dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 90 menit dengan menggunakan perahu tradisional melalui pelabuhan Tanglok.

Diceritakan bahwa makam ini merupakan makam dari Bangsacara (Hulubalang) kerajaan dari Raja Bidarba yang dibunuh karena istrinya (Ragapatmi) ingin diperistri sang Raja, namun melihat kenyataan tersebut Ragapatmi bunuh diri di tempat yang sama dengan Bangsacara dibunuh termasuk kedua anjing peliharaannya. Kemudian mereka dimakamkan ditempat yang sama.

Obyej wisata purbakala ini terletak di Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang dan ditempuh kurang lebih 2 km dari pusat kota Sampang ke arah selatan. Terdapat makam para bangsawan kerajaan yang berkuasa di Sampang pada jaman dahulu diantaranya adalah makam Ibu Raja Sampang “R. Praseno” yang mangkat pada tahun 1624 M.

Didalam situs ini terdapat “Tanto” yaitu sebuah masjid yang dibangun dengan tiang penyangga yang miring hingga 30 derajat yang belum diketahui asal usulnya, juga sebagai tempat untuk melaksanakan “sumpah pocong” pada jaman dahulu

Waduk Nipah terletak di Desa Montor Kecamatan Banyuates merupakan pembangunan waduk baru dengan luas areal irigasi 1.150 Ha. Berjarak kurang lebih 55 km dari pusat kabupaten Sampang, merupakan perpaduan yang sangat menarik antara waduk dan wisata alam dengan kondisi yang sangat alami. Tampak panorama lingkungan yang sangat mempesona dan layak menjadi wisata unggulan Kabupaten Sampang

Atraksi Sapi SOnok, erat kaotannya dengan atraksi Kerapan Sapi. Atraksi ini biasanya dilaksanakan ssebelum kerapan sapi dimulai, yaitu dengan mengarak sapi kerap memasuki lapangan dengan mengenakan pakaian / hiasan sapi-sapi yang kaan berlomba.

Sapi-sapi betina tersebut diberi pakaian berwarna-warni dan gantungan genta di leher sapi berbunyi berdencing-dencing dan diiringi musik Sronen, sedangkan sapi berjalan berlenggak-lenggok mengikuti suara alat musik khas Madura tersebut.

Lapangan Kerapan Sapi Pantai Priuk di Kecamatan Ketapang merupakan salah satu obyek wisata yang digunakan untuk menyajikan atraksi wisata Kerapan Sapi dengan melihat pemandangan Pantai Priuk yang bertaburkan pasir putih dan jejeran kapal nrlayan di tepi pantai, nerjarak kurang lebih 40 km dari Pusat Kota Sampang.

Selain atraksi utama berupa kerajaan sapi, wisatawan yang berkunjung dapat menikmati pula sajian wisata bahari berupa berperahu layar dan wisata memancing bersama nelayan setempat.

 

Merupakan Petilasan tempat lahirnya Pahlawan Trunojoyo yang didalamnya terdapat tempat untuk menanamkan ari-ari Pahlawan Trunojoyo. Merupakan salah satu kawasan lindung cagar budaya dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur.
Terletak di Kelurahan Rongtengah Kecamatan Sampang kabupaten Sampang berjarak kurang lebih 200m dari pusat kota.

Hutan Kera Nepa Sampang

Obyek wisata Hutan Kera Nepa terletak di desa Nepa, pesisir utara Pulau madura dan berjarak kurang lebih 50 km dari ibu kota kabupaten Sampang. Merupakan hutan seluas 1km persegi dan dikelilingi oleh sungai air tawar yang bermuara langsung ke laut, merupakan gabungan eksotika pemandangan yang luar biasa. Wisatawan dapat menyewa perahu nelayan untuk berkeliling menikmati hutan mangrove tepian sungai sebelum memasuki area hutan dan memberi makan kera.

Nikmati keunikan dua kelompok kera yang yang berperilaku aneh karena dibatasi oleh jalan pembelah hutan, wisatawan bisa sambil memberi makan kera dengan jagung tua mentah dan bercengkerama dengan kera yang jinak.

Hello world!

Posted by on April 23, 2012
Posted in Wisata Sumenep  | 1 Comment

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!